Senin, 23 November 2015

cerita ande ande lumut



Teks drama Ande Ande Lumut

                Kisah Ande-Ande Lumut ini berasal dari Jawa Timur. Sebenarnya, Ande Ande Lumut adalah nama samaran seorang pangeran yang bernama asli Panji Asmarabangun dari Kerajaan Jenggala. Menurut cerita, Panji Asmarabangun melakukan penyamaran karena ingin mencari  istrinya yang telah pergi meninggalkan istana. Mengapa istri Panji Asmarabangun pergi dari istana? Lalu, berhasilkah Asmarabangun menemukan istrinya? Ikuti kisahnya dalam cerita Ande Ande Lumut  berikut ini.
***
   A
lkisah, di daerah Jawa Timur, berdirilah dua buah kerajaan kembar, yaitu Kerajaan Jenggala yang dipimpin oleh Raja Jayengnegara dan Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayengrana. Menurut cerita, dahulunya kedua kerajaan tersebut berada dalam satu wilayah yang bernama Kahuripan. Sesuai dengan pesan Airlangga sebelum meninggal, kedua kerajaan tersebut harus disatukan kembali melalui suatu ikatan pernikahan untuk menghindari terjadinya peperangan di antara mereka.
Raja Jayengrana                               :  Kanda, sesuai dengan pesan Almarhum Baginda Raja Airlangga, kita harus  segera melakukan suatu ikatan pernikahan agar tidak terjadi peperangan.
Raja Jayengnegara          :  Ya, Dinda. Bagaimana kalau anakku, Panji  Asmarabangun kita nikahkan dengan putrimu, Dewi  Sekartaji. Bagaimana, setuju tidak?
Raja Jayengrana                               :  Ya, aku setuju. Kapan kita laksanakan pesta perkawinan mereka?
Raja Jayengnegara          :  Minggu depan saja. Kanda rasa cocok.
Raja Jayengrana                               :  Baiklah kalau begitu. Ayo permaisuriku, kita persiapkan segala sesuatunya untuk pesta minggu depan.
Ratu Kediri                          :  Ya, Kanda. Dinda akan mempersiapkan segala sesuatunya.
Akhirnya pun Panji  Asmarabangun dinikahkan dengan Dewi Sekartaji. Pada suatu ketika, Kerajaan Jenggala tiba-tiba diserang oleh kerajaan musuh.
Pengawal                            :  Baginda Raja.. Baginda Raja..
Raja Jayengnegara          :  Ada apa pengawal? Kok sampe ngos-ngosan begitu? Abis dikejar setan ya?
Pengawal                            :  Ampun, Baginda. Kami cuma ingin memberitahu. Kerajaan musuh menyerang  kita, baginda..
Raja Jayengnegara          :  Apa?? Keterlaluan! Segera persiapkan pasukan kita, dan mari kita bertempur!
Pengawal                            :  Baik, Baginda.
Di saat pertempuran sengit berlangsung, Dewi Sekartaji melarikan diri dan bersembunyi ke sebuah desa yang jauh dari Jenggala.  Untuk menjaga keselamatan jiwanya, ia menyamar sebagai gadis kampung dan mengabdi pada seorang janda kaya raya bernama Nyai Intan. Dan ia diberi nama Klenting Kuning. Ia tinggal bersama ketiga putri Nyai Intan yaitu Klenting Merah, Klenting Ijo dan Klenting Biru.
Sementara itu di pertempuran
Panji  Asmarabangun     :  Ayo maju kalau berani..ayo!
Musuh                                  :  Sombong sekali kau! Hyatt.
Panji  Asmarabangun     :  Ayo, maju.. Masa baru segitu aja udah KO ?
Musuh                                  :  Seraaaaaang !!!
Panji  Asmarabangun     :  Wah, kalian ternyata tidak sehebat yang kukira. Payah !
Pemimpin musuh            :  Eh, kok malah kabur?? Ayo anak buahku, kita tidak boleh kalah melawan mereka. Serbu sampai habis!
Panji  Asmarabangun     :  Gimana, masih berani??
Pemimpin musuh            :  Ka..ka..ka.kabuuuuuuuuuuuurrrrrrrrr !!!!
Setelah terjadi pertempuran yang cukup seru, akhirnya Panji Asmarabangun bersama pasukannya berhasil memukul mundur pasukan musuh.
Panji  Asmarabangun     :  Dinda Sekar, dimana kau, Dinda? Di sini nggak ada..di situ juga ngga ada
Panji  Asmarabangun telah menyusuri seluruh istana tapi Dewi Sekartaji tak kunjung ditemukan. Ia pun sangat sedih karena istrinya telah pergi meninggalkan istana Jenggala dan tidak diketahui keberadaannya.
Panji  Asmarabangun     :  Pengawal!!
Pengawal                            :  Ampun, Pangeran. Ada apa gerangan Pangeran memanggil hamba?
Panji  Asmarabangun     :  Kalian ku beri tugas untuk mencari istriku, Dewi Sekartaji. Kalian mengerti?
Pengawal                            :  Siap, mengerti.
Panji   Asmarabangun    :  Okelah kalo begitu, bubar jalan !
Pengawal                            :  Satu, dua, satu, dua, tiga, satu, dua, satu
Suatu sore, ketika Pangeran sedang duduk di pendopo istana, datanglah seorang pengawalnya untuk menyampaikan laporannya.
Pengawal                            :  Ampun, Pangeran. Hamba menghadap. Hamba ingin menyampaikan berita gembira untuk Pangeran.
Panji  Asmarabangun     :  Apa istriku udah ketemu?
Pengawal  1                        :  Ketemu sih belum, Pangeran, tapi saya menemukan seorang gadis yang mirip dengan istri Pangeran di sebuah dusun.
Pengawal  2                        :  Tapi kami ngga yakin, coz dia cuma cewe kampung seorang pembantu yang kerja di rumah janda kaya.
Panji  Asmarabangun     :  Baiklah, terimakasih, pengawal.
Mendengar laporan itu, sang Pangeran pun memutuskan untuk menyamar menjadi seorang pangeran tampan yang sedang mencari jodoh. Keesokan harinya, berangkatlah ia bersama beberapa orang pengawalnya ke Desa Dadapan. Di desa itu, Panji  Asmarabangun menyamar sebagai Ande Ande Lumut dan tinggal di rumah seorang janda tua bernama Mbok Rondo.
Panji  Asmarabangun     :  Pengawal, aku akan mengadakan sayembara untuk mencari jodoh untukku. Segera sebarkan ke pelosok desa. Jangan lupa, gpl, ga pake lama ya..
Pengawal                            :  Sipp boss..
Pengumuman sayembara mencari jodoh itu segera disebarkan ke seluruh pelosok desa. Dalam waktu singkat, berita tentang pelaksanaan sayembara itu tersebar hingga ke desa seberang, desa tempat tinggal Klenting Kuning.
Nyai  Intan                          :  (duduk dan memakai kipas) Aduh, panas banget sich.. Klenting Kuning..Kuning..ambilkan es untukku !!! Cepat dong      
Klenting Kuning                                :  Iya bu sebentar.. (membawa gelas) Ini bu esnya
Nyai Intan                           :  Lama bangetngapain aja kamu? Tidur yabermalas-malasan ya
Klenting Kuning                                :  Ngga kok, saya kan sibuk di dapur, katanya mau makan ayam goreng? Nah, itu lagi saya masakin
Nyai  Intan                          :  Alahhh..alasan aja kamu..(jalan mondar-mandir) Anak-anakku yang cantik itu dimana? Mana mereka kok tidak kelihatan batang hidungnya? Biasanya mereka jam segini udah berdandan dengan cantik. Siapa tau ada pangeran tampan yang meminang mereka???

Tiba-tiba datang 2 orang membawa selebaran dari Pangeran Ande Ande Lumut.
Pengawal  1                        :  Pengumuman pengumuman !
Pengawal  2                        :  Ada jejaka mencari calon isteri..
Pengawal  1                        :  Wah.. sepi gak ada orang ..kita pulang aja yo..
Nyai  Intan                          :  (maju mendekat) siapa kamu??
Klenting Biru                      :  Aduh mbok..ini kan pengawal kerajaan..
Pengawal  2                        :  Ya betul..
Klenting Merah                 :  Ngomong-ngomong, ada apa kalian kemari ?
Pengawal  2                        :  Begini, Pangeran Ande Ande Lumut sedang mencari calon isteri.. nah, ini undangannya..datang ya.. saya yakin salahsatu di antara kalian pasti bisa mencuri hati pangeran
Pengawal  1                        :  Kalo ga jadi sama pangeran ya sama saya aja..hehe..
Klenting all                          :  Hu..sory lah yauw..ngaca donk!
Klenting Kuning                                :  Pak pengawal, semua putri boleh ikut kan?
Pengawal  1                        :  Iya boleh..kenapa? Kamu mau ikut juga?
Nyai  Intan                          :  Oh ngga..dia ngga akan ikut..dia harus jaga rumah, bersih-bersih, masak, cuci, pokoknya harus di rumah.. gak ada acara ikut-ikut segala..
Klenting Kuning                                :  Hah..kok..
Nyai  Intan                          :  Eit, ga boleh protes..
Klenting Merah                 :  Iya..maunya ikut-ikut terus..Mendingan sekarang kamu cuci dandang kotor ini di sungai ! Dan jangan kembali sampai dandang itu mengkilat seperti baru.. Ayo cepet !!
Klenting Kuning lalu pergi ke sungai untuk mencuci dandang yang kotor dan berkerak itu. Wajahnya sedih lalu menangis. Namun, tiba-tiba muncul cahaya kemilau disusul datangnya seekor bangau sakti. Klenting Kuning terkejut.
Klenting Kuning                                :  Hey..siapa kau?
Bangau Sakti                      :  Jangan takut, Klenting Kuning. Perkenalkan, aku Bangau Sakti. Sepertinya kau ada masalah, apa benar?
Klenting Kuning                                :  Ya. Aku harus mencuci dandang ini hingga mengkilat seperti baru, padahal aku ingin pergi ke Desa Dadapan menemui Kanda Ande Ande Lumut. Dia pasti sudah mencariku kemana-mana.
Bangau Sakti                      :  Oh ya? Wah, simbok benar-benar keterlaluan. Hmm..daripada susah-susah kaya gini, sini biar aku yang kerjakan semua. Sim alakasim..semua sudah bersih..taraaaa
Klenting Kuning                                :  Wahh..semua bersih dan rapi. Kamu hebat, Bangau Sakti. Kalo gitu aku pergi sekarang ke Desa Dadapan.
Bangau Sakti                      :  Eh, tunggu dulu.. jangan pergi dulu. Nih aku kasih lidi.
Klenting Kuning                                :  Untuk apa?
Bangau Sakti                      :  Ah, sudahlah. Pokoknya, gunakan lidi ini saat kamu benar-benar membutuhkannya. Ok?
Klenting Kuning                                :  Ok deh. Terima kasih ya, Bangau Sakti !
 Sebuah sungai tempat Yuyu Kangkang berkuasa. Jalan satu-satunya untuk menuju Desa Dadapan. Siapapun yang lewat harus memberikan imbalan. Lalu muncullah Klenting Merah, Klenting Ijo, Klenting Biru dan Nyai  Intan.
Klenting Biru                      :  Aduh, bagaimana ini, kak. Kita tidak bisa melewati sungai ini.
Klenting Merah                 :  Iya. Ngga mungkin aku berenang ke seberang. Bisa-bisa bedakku luntur dan badanku basah semua.
Yuyu Kangkang                 :  Wah, wah, wah..hai, gadis-gadis cantik, mau kemana nih?
Klenting Ijo                         :  Kita mau ke seberang nich. Mau ngga bantuin kita?
Yuyu Kangkang                 :  Weleh weleh..ok, ok..kalian akan ku seberangkan.
Klenting Merah                 :  Ya udah, ayo kita nyebrang. Aku udah ngga sabar pengen cepet-cepet disunting Ande Ande Lumut. Hai Yuyu, cepat seberangkan kami  !
Yuyu Kangkang                 :  Eit, tunggu dulu ! Sebagai gantinya, kalian harus memberiku sesuatu.
Klenting Biru                      :  Sesuatu? Apa itu?
Yuyu Kangkang                 :  Ngga susah kok. Aku cuma butuh sebuah ciuman.
Mereka tampak terkejut. Mereka pun berunding sementara Yuyu Kangkang membayangkan upah yang akan ia terima.
Klenting Ijo                         :  Gimana nich kak? Masa makhluk jelek kaya gitu kita kasih cium. Biarpun sekali tapi kaniiiih !
Klenting Merah                 :  Iya sih. Tapi kalo ngga, kita ngga akan bisa ketemu Ande Ande Lumut. Gimana ya?? Hmm, ya udahlah, kita bayar aja upahnya. Toh, Ande Ande Lumut juga ngga akan ngerti.
Klenting Biru                      :  Bener juga, ya. Ya udah dech. Yang penting kita bisa sampe ke tempat Ande Ande Lumut.
Yuyu Kangkang                 :  Gimana, gadis cantik?
Klenting Merah                 :  Ya udah, kita mau dech.
Yuyu Kangkang                 :  Hehehehehe ayo kita nyebrang..
Yuyu Kangkang pun menyeberangkan mereka ke seberang sungai. Tudak lama kemudian, Klenting Kuning juga tiba di tepi sungai.
Klenting Kuning                                :  Sungai segini lebar dan dalamnya? Gimana aku mau nyebrang? Ngga ada rakit ataupun jembatan. Apa mungkin aku bisa ketemu sama Ande Ande Lumut? Hai yuyu, apakah kau penjaga sungai ini?
Yuyu Kangkang                 :  Betul, betul, betulAkulah Yuyu Kangkang penjaga sungai ini. (Wah, ini sih cuma gadis jelek, kumal, bau lagi..)
Klenting Kuning                                :  Kamu mau ngga, nolongin aku untuk menyeberangi sungai ini?
Yuyu Kangkang                 :  Boleh aja, tapi kau harus bayar 2 keti.
Klenting Kuning                                :  Aduh, aku lagi sakit kanker  nich.
Yuyu Kangkang                 :  Wah, kanker??
Klenting Kuning                                :  Iya, kantong kering maksudnya..
Yuyu Kangkang                 :  Udah ku duga. Hmm..kalo gitu,kau boleh ku sebrangkan. Tapi, sebagai gantinya kau harus menciumku.
Klenting Kuning                                             :  Apa?! Upah macam apa itu?! Aku tak sudi memberimu ciuman!
Yuyu Kangkang                :  Ya udah. Nyebrang aja sendiri. Toh, Ande Ande Lumut ngga akan mau gadis jelek dan bau kayak kamu. Yang cantik aja udah banyak yang ditolak.
Klenting Kuning                                      :  Aduh, bagaimana ini? Oh iya, lidi ! Hai Yuyu Kangkang, terimalah ini !
Klenting Kuning memukulkan lidi ke air sungai. Seketika air sungai menyusut hingga sama sekali kering. Klenting Kuning berjalan dengan santai menyeberangi   sungai.
Yuyu Kangkang                 :  Ampuun, gadis sakti ! Aku bisa mati kalau tak ada air..Kasihanilah aku
Klenting Kuning                :  Itulah akibat dari perilakumu selama ini. Senja hari nanti, air sungai akan      kembali melimpah jika kau berjanji akan menolong ora ng dengan tulus ikhlas dan tidak menuruti nafsu serakahmu.
Yuyu Kangkang                :  Baiklah, aku janji. Terimakasih, gadis sakti.
Klenting Merah, Klenting  Ijo, Klenting Biru dan Nyai Intan akhirnya sampai di rumah Mbok Rondo Dadapan tempat Ande Ande Lumut tinggal. Mbok Rondo menerima beberapa orang gadis, tapi Ande Ande Lumut selalu menolak gadis-gadis itu. Lalu, masuklah  Klenting Merah, Klenting Ijo, Klenting Biru dan Nyai Intan.
Mbok Rondo                      :  Selamat datang di rumah kami..
Klenting Merah                 :  Mbok, dimana Pangeran Ande Ande Lumut? Kenapa tidak menemui kami?
Klenting Ijo                         :  Iya, kami para klenting sudah terkenal akan kecantikan kami. Kami yakin bahwa Pangeran Ande Ande Lumut pasti akan suka pada kami.
Mbok Rondo                      :  Aduhsabar..sabar dong..
Ande Ande Lumut           :  Aku disini
Klenting Biru                      :  Wah, Pangeran Ande Ande Lumut..Pilihlah aku sebagai istrimu, aku terkenal cantik dan pandai menari lho..
Ande Ande Lumut           :  Ya, aku tau. Tapi aku ngga suka sama kamu..
Klenting Merah                 :  Kalo aku, aku juga cantik dan seksi lho. Aku juga pandai bernyanyi.
Ande Ande Lumut           :  Yah, kamu tuh emang cantik..tapi aku juga ngga suka sama kamu.
Klenting Ijo                         :  Gimana kalo aku aja? Aku beda ama kakak-kakakku. Aku adalah klenting yang paling cantik.
Ande Ande Lumut           :  Walaupun kamu cantik, kamu itu bukan tipeku.
Nyai Intan                           :  Ampun, Pangeran! Hamba mohon, terimalah salahsatu putriku ini! Kurang apalagi sih mereka? Ah, kalo begitu apakah Pangeran suka tipe cewek yang lebih tua? Gimana kalo sama aku aja Pangeran?
Ande Ande Lumut           :  Aduh..bukan begitu..
Klenting Merah                 :  Ah, dasar sombong. Aku pengen liat, gadis kaya apa sich yang dia tunggu. Pasti   ngga lebih baik dari kami.
Klenting Biru                      :  Iya. Seantero negeri ini hanya kami gadis yang paling cantik. Gadis-gadis lain pasti dibawah kami.
 Tiba-tiba muncullah Klenting Kuning. Semua menengok ke arahnya, terkejut dan terdiam sejenak,  kemudian dengan ekspresi masing-masing menyepelekannya.
Klenting Kuning                                :  Halo, permisi..apakah saya bisa bertemu dengan Ande Ande Lumut?
Nyai Intan                           :  Lho, Kuning..kamu ngapain ke sini. Pulang sana! Kamu punya banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Awas kalo belum beres semua.
Klenting Biru                      :  Ah..kamu..suasana jadi kacau kalo kamu dateng.
Klenting Merah                 :  Pulang aja sana! Kamu ngga pantes disini!
Klenting Kuning                                :  Tapi kan ngga ada yang nglarang saya..Siapapun boleh ikut kan?
Klenting Ijo                         :  Alah.pake njawab segala lagiKamu yah
Ande Ande Lumut           :  Hey,hey,hey, sudah, sudah, berhenti ! Kamu..siapa namamu??
Klenting Kuning                                :  Saya Klenting Kuning.
Ande Ande Lumut           :  Mbok..putri ini menarik hati, dia juga cantik. Inilah gadis pilihanku, Mbok.
Klenting Kuning                                :  Horeee..
Mbok Rondo                      :  Anakku, apa kau tidak salah pilih?
Klenting Ijo                         :  Hah?? Kuning yang dia pilih? Tidak masuk akal..
Nyai  Intan                          :  Kenapa Pangeran lebih memilih gadis jelek ini daripada ketiga putriku yang cantik dan menarik ini?
Ande Ande Lumut           :  Simbok, aku tidak salah pilih. Yang terpenting, dia bukan sisa Yuyu Kangkang. Ketahuilah, Nyai Intan, aku tidak memilih seorangpun dari putrimu, karena mereka bekas si  Yuyu Kangkang. Aku memilihnya karena dia lulus ujian, yaitu menolak untuk mencium Yuyu Kangkang. Ketahuilah, aku sebenarnya adalah Pangeran Panji Asmarabangun dari Kerajaan Jenggala.
Klenting Kuning                                :  Apa, Pangeran? Pangeran adalah Pangeran Panji?
Ande Ande Lumut           :  Ya, benar. Ada apa?
Klenting Kuning                                :  Aku adalah Dewi Sekartaji, istrimu.
Ande Ande Lumut           :  Oh, benarkah??
Kemudian, Panji  Asmarabangun membawa Dewi Sekartaji beserta Mbok Rondo Dadapan ke istana Jenggala.
Panji  Asmarabangun     :  Ayahanda, aku pulang !!
Raja Jayengnegara          :  Oh, putraku tercinta..
Ratu Jayengnegara          :  Putraku sayang..Dewi Sekartaji, akhirnya kau kembali juga..
Dewi  Sekartaji                  :  Iya, Ibunda..
Raja Jayengnegara          :  Siapa itu, Panji?
Panji  Asmarabangun     :  Oh ya..Ini Mbok Rondo Dadapan yang selama ini membantu Dinda mencari Dewi  Sekartaji.  
Ratu Jayengnegara          :  Terimakasih ya, Mbok..
Mbok Rondo                      :  Sama-sama Baginda..
Raja Jayengnegara          :  Nah, setelah bertahun-tahun kalian terpisah, akhirnya kalian bertemu kembali. Semoga kalian hidup bahagia ya, Panji, Sekar..
Panji + Sekar                      :  Ya, Ayahanda..Terimakasih.
Akhirnya, sepasang suami  istri yang saling mencintai itu pun bersatu kembali dan hidup bahagia.
Demikianlah cerita Ande Ande Lumut dari daerah Kediri, Jawa Timur. Cerita tersebut tergolong dongeng yang mengandung pesan-pesan moral yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain :
1.       Janganlah menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan
2.       Kesetiaan harus senantiasa dijaga agar tercipta hubungan yang harmonis dan bahagia dalam kehidupan rumah tangga
3.       Janganlah melihat seseorang dari luarnya, tapi lihatlah hati dan jiwanya. Sungguhpun dari luar ia tampak buruk rupa, namun kemurnian pekertinya, ketulusan hatinya, dan kesucian jiwanya membuatnya lebih berharga di mata orang yang melihat

latar belakang manajemen



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

    Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata (Robbins dan Coulter ,2002) Dari gambar di atas menunjukkan bahwa manajemen adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
1.1  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana pengertian manajemen ?
2.      Bagaimana tingkat-tingkart manajemen ?
3.      Bagaimana prinsip dan fungsi manajemen ?

1.2  Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui pengertian manajemen
2.      Mengetahui prinsip manajemen
3.      Mengetahui fungsi manajemen

1.3  Manfaat penulisan
1.      Mahasiswa/Mahasiswi dapat mengetahui pengertian, tingkat-tingkat, prinsip dan fungsi manajemen
BAB II
1.  Pengertian Manajemen
         Manajemen dibutuhkan oleh semua orang, karena tanpa manajemen yang baik, segala usaha yang dilakukan organisasiakan kurang berhasil. Istilah manajemen berasal dari bahasa Italia meneggiari yang berarti mengendalikan hewan,khususnya kuda. Dalam perkembangannya istilah itu kemudian digunakan untuk mengendalikan organisasi.
Apakah organisasi itu? Organisasi dapat diartikan sebagai suatu kumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuanyang telah ditetapkan. Di dalam organisasi dirasakan perlunyabekerja sama atau bantuan orang lain. Keberhasilan suatuorganisasi antara lain ditentukan oleh kemampuan manajeruntuk mengatur kerja sama tersebut. Kegiatan memimpin,mengatur, mengelola, mengendalikan, mengembangkan kegiatan organisasi merupakan kegiatan manajemen.
Berikut ini dikemukakan berbagai batasan manajemen.

George R. Terry dalam bukunya The Principles of Management mengatakan bahwa manajemen adalahpencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya,dengan menggunakan kegiatan orang lain.

Henry Fayol dalam bukunya General Industrial Management mengatakan bahwa manajemen adalah proses tertentu yang terdiri atas kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan.

John D. Millet dalam bukunya Management in the Public Service mengemukakan bahwa manajemen adalah proses dalam memberikan arahan pekerjaan kepada orang-orang dalam suatu organisasi guna mencapai tujuan.


Harold Koontz dan Cyril O’Donnell dalam bukunya ThePrinciples of Management mengatakan bahwa manajemen adalah cara untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
Manullang mengatakan bahwa manajemen adalah senidan ilmu pencatatan, pengorganisasian, penyusunan,pengarahan, pengawasan terhadap sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dari berbagai batasan/definisi di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan,pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadapusaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dalam pengertian manajemen tersebut terdapat unsur tujuan, kegiatan,dan manusia. Ketiga hal ini seringdisebut unsur-unsur manajemen.Ketiga unsur tersebut merupakan unsur pokok organisasi.Unsur-unsur tadi diupayakan agar sinkron dan harmonis sehingga tujuan organisasi tercapai secara optimal, kegiatan organisasinya efektif, dan penggunaan manusianya efisien.
Manajemen memiliki manfaat dalam pengembangan berbagai organisasi/instansi, baik swasta maupun pemerintah.
Menurut T. Hani Handoko ada tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan.
a. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik oleh pribadi maupunperusahaan.
b. Manajemen membantu keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
c. Adanya manajemen akan berguna untuk mencapai efisiensi dan efektivitas serta menjaga keseimbangan dari berbagai tujuan.

Manajemen sebagai Ilmu dan Seni Menurut T. Hani Handoko dalam bukunya yang berjudul Manajemen yang mengutip pernyataan Luther Gullick,mendefinisikan manajemen sebagai suatu ilmu pengetahuanyang secara sistematis untuk memahami mengapa danbagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Dalam setiap ilmu manajemen terdapat metode ilmiah yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen.Metode ilmiah tersebut pada hakikatnya meliputi urutan kegiatan sebagai berikut.
a.  Mengetahui adanya masalah.
b.  Mengidentifikasi dan merumuskan masalah.
c.  Mengumpulkan data.
d.  Mengolah data guna menyusun alternatif penyelesaian.
e.  Mengambil keputusan dengan memilih salah satualternatif penyelesaian.
f.  Melaksanakan keputusan serta tindak lanjut.
Manajemen juga dapat dikatakan sebagai seni, dimana manajemen berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata,mendatangkan hasil atau manfaat.Seni manajemen meliputi kemampuan memandang bagian-bagian yang harus ada dalam organisasi sebagai suatu totalitas sistem dan menjadi suatu kesatuan gambaran tentang visi.Seni manajemen mencakuppula kemampuan menyampaikan visi tersebut kepada komponen manajemen.Dalam merencanakan, mengorganisir,menggerakkan, dan mengendalikan seluruh aspek manajemen dilakukan dengan seni, dan tidak kaku.

2.  Tingkat-Tingkat Manajemen
        Tingkatan manajemen dalam organisasi biasanya mempunyai sedikitnya tiga jenjang manajemen, yaitu manajemen puncak, manajemen menengah, dan manajemenlini pertama.
a. Manajemen Puncak (Top Level Management)
         Manajemen puncak adalah tingkatan manajemen tertinggi dalam sebuah organisasi, yang bertanggung jawabterhadap keseluruhan aktivitas organisasi. Sebutan orang yang memegang posisi dalam manajemen puncak adalah: direktur,presiden direktur, dewan direksi, dan sebagainya.
b. Manajemen Menengah (Middle Management)
          Manajemen menengah bertugas mengembangkan rencana-rencana sesuai dengan tujuan dan tingkatan yanglebih tinggi dan melaporkannya kepada top manajer. Sebutan orang yang memegang posisi dalam manajemen menengahadalah: kepala departemen, kepala pengawas, dan sebagainya.
c. Manajemen Lini Pertama (First Level/First LineManagement)
         Manajemen lini pertama merupakan tingkatan yang paling bawah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional.Manajemen lini pertamaini dikenal dengan istilah operasional (supervisor, kepala seksi,dan mandor).

3. Prinsip dan Fungsi Manajemen
1. Prinsip Manajemen
Henry Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen,yaitu sebagai berikut.
1)  Pembagian Kerja (Division of Work)
Pembagian kerja (spesialisasi) ini untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kerja seseorang dalam suatu organisasi/instansi/perusahaan. Pembagian kerja harus disesuaikan dengan kemampuan dan keahliannya, dan didasarkan pada prinsip the right man in the right place, bukan atas dasar like and dislike.
2)  Wewenang dan Tanggung Jawab (Authority andResponsibility)
Wewenang mencakup hak untuk memberi perintah dan dipatuhi, biasanya dari atasan ke bawahan.Wewenang ini harus diikuti dengan pertanggungjawaban kepada pihak yang memberikan perintah.
3)  Disiplin (Discipline)
Disiplin mencakup rasa hormat dan taat pada peranandan tujuan organisasi.
4)  Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Setiap karyawan hanya menerima instruksi tentang kegiatan tertentu hanya dari satu atasan.
5)  Kesatuan Arah (Unity of Direction)
Dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya,karyawan harus diarahkan oleh seorang manajer dengan penggunaan satu rencana.
6)  Meletakkan Kepentingan Organisasi daripada Kepentingan Sendiri (Subordinatie of IndividualInterest to General Interest)
7)  Balas Jasa/Pemberian Upah (Remuneration)
Kompensasi untuk pekerjaan yang dilakukan haruslah adil, baik bagi karyawan maupun pemilik.
8)  Sentralisasi/Pemusatan (Centralization)
Dalam pengambilan keputusan, harus ada keseimbanganyang tepat antara sentralisasi dan desentralisasi.
9)  Hierarki/Hierarchi
Garis perintah dan wewenang harus jelas. Sehingga setiap karyawan akan mengetahui kepada siapa ia harus bertanggungjawab dan dari siapa ia mendapatkan perintah.
10)  Keteraturan (Order)
Bahan-bahan dan orang-orang harus ada pada tempat danwaktu yang tepat.
11)  Keadilan dan Kejujuran (Equity)
Keadilan dan kejujuran merupakan salah satu syarat untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam hal ini,harus ada perlakuan yang sama dalam sebuah organisasi.
12)  Stabilitas Kondisi Karyawan (Stability of Tennur)
Kestabilan karyawan harus dijaga sebaik-baiknya agar segala pekerjaan berjalan dengan lancar. Tingkat perputaran tenaga kerja yang tinggi tidak baik bagi suatu organisasi maupun perusahaan.
13)  Inisiatif (Initiative)
Bawahan harus diberi kebebasan untuk menjalankan dan menyelesaikan rencananya meskipun beberapa kesalahan mungkin terjadi.
14)  Semangat Korps (Esprit de Corps)
Setiap karyawan harus memiliki semangat kesatuan (espritde corps) yakni rasa senasib dan sepenanggungan, karyawan memiliki kebanggaan, kesetiaan, dan rasa memiliki terhadap perusahaan.
2.  Fungsi Manajemen
        Fungsi manajemen merupakan elemen-elemen dasar yang selalu melekat dalam proses manajemen dan dijadikanacuan manajer dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Fungsi manajemen yang paling mendasar adalah perencanaan(planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan(actuating), dan pengawasan (controlling).
Di bawah inidijelaskan fungsi manajemen sebagai berikut :
A. Perencanaan (Planning)
    Perencanaan merupakan serangkaian proses pemilihan/penetapan tujuan organisasi dan penentuan berbagai strategiyang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. T. Hani Handokomengemukakan 4 tahap yang harus dilalui dalam proses perencanaan yaitu:
1)  Menetapkan Serangkaian Tujuan
Perencanaan dimulai dengan keputusan tentangkeinginan kebutuhan organisasi/kelompok kerja.
2)  Merumuskan Keadaan Saat Ini
Dengan menganalisis keadaan sekarang secara baik, makadapat diperkirakan keadaan di masa yang akan datang.
3)  Mengidentifikasi Kemudahan dan Hambatan
Dalam mengidentifikasi kemudahan dan hambatan dapatdipakai metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, andTreats).Kemudahan, hambatan, kekuatan, dan kelemahan dariorganisasi perlu diidentifikasi untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan.
4)  Mengembangkan Rencana untuk Pencapaian Tujuan
Tahap terakhir dari proses perencanaan diperlukanberbagai penilaian alternatif dan pengambilan keputusan untuk menentukan pilihan terbaik di antara berbagai alternative yang ada. Bagi sebuah organisasi, perencanaan sangat diperlukan,karena tanpa perencanaan yang baik, kegiatan organisasi tidak akan berjalan dengan baik. Perencanaan yang baik akanmemberikan manfaat, antara lain sebagai berikut.
1) dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
2) dapat menjamin tercapainya tujuan organisasi
3) dapat mengurangi resiko yang mungkin terjadi di masayang akan datang, dan
4) mudah dalam melakukan pengawasan.

B. Pengorganisasian (Organizing)
       Pengorganisasian merupakan rangkaian aktivitas pembagian tugas yang akan dikerjakan, serta pengembangan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan, agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
Fungsi pengorganisasian meliputi:
1) perumusan tujuan secara jelas,
2) pembagian tugas pekerjaan,
3) mendelegasikan wewenang, dan
4) mengandung mekanisme koordinasi.
Ada beberapa bentuk organisasi yaitu sebagai berikut :
1) Organisasi Garis
Pada bentuk ini, wewenang pimpinan langsung ditujukan kepada bawahan.Bawahan bertanggung jawab langsung pada atasan. Contohnya adalah garis komando yang dilaksanakan oleh kesatuan militer.
Ada beberapa kebaikan organisasi garis yaitu:
a) proses pengambilan keputusan cepat,
b) kesatuan komando terjamin, karena berada pada satutangan,
c) pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan, dan
d) jumlah karyawan sedikit serta rasa solidaritasnya tinggi.

Sedangkan kelemahan dari organisasi garis adalah sebagaiberikut.
a)  kecenderungan pimpinan bertindak otoriter,
b)  maju mundurnya organisasi berada di tangan satu orang,
c)  kesempatan kerja untuk berkembang terbatas, dan
d)  sistem kerja bersifat individual.
2)  Organisasi Garis dan Staf
Pada bentuk ini, pimpinan dibantu oleh staf dalam pelaksanaan tugas.Kewenangan tetap berada pada pimpinan,dan pimpinan mendapat saran dari para staf ahli. Bentuk organisasi ini banyak ditemukan di berbagai instansi/perusahaan.
Kebaikan dari organisasi garis dan staf adalah sebagaiberikut.
a)  cocok diterapkan dalam organisasi yang bersifatkompleks;
b) dengan berpedoman pada prinsip the right man in the rightplace, maka memungkinkan adanya spesialisasi;
c)   keputusan yang diambil lebih rasional karena dipikirkanlebih dari satu orang;
d)   adanya pembagian tugas secara lebih tegas antara pimpinan, staf, dan bawahan; dan
e)   koordinasi dapat berjalan dengan baik karena tiap-tiap bidang telah memiliki tugas yang sesuai.

Sedangkan kelemahan dari struktur organisasi garis dan staf adalah sebagai berikut.
a)  dimungkinkan terjadinya perintah lebih dari satu orang,sehingga pelaksanaan tugas sering menjadi bingung;
b)  karyawan cenderung tidak saling mengenal;
c)  solidaritas karyawan kurang; dan
d)  jumlah tenaga kerja yang diperlukan cukup banyak.
3)  Organisasi Fungsional
       Pada bentuk ini satuan-satuan organisasi disusun dalambentuk lurus, berdasarkan sifat dan macam fungsi yang harusdilaksanakan.Wewenang fungsional merupakan wewenangstaf yang dapat memberi perintah kepada bawahan yangsesuai dengan fungsinya.
Adapun kebaikan dan kelemahan dari struktur organisasi fungsional adalah sebagai berikut.
Kebaikan struktur organisasi fungsional antara lain:
a)  adanya pembagian tugas yang jelas, maka kesimpangsiuranperintah dari atasan dapat dihindari,
b )  adanya spesialisasi pekerjaan, sehingga produktivitassemakin tinggi,
c )  koordinasi dapat dilakukan dengan mudah, dan
d )  penggunaan tenaga ahli dalam berbagai bidang sesuaidengan fungsinya.
Kelemahannya organisasi fungsional antara lain:
a )  tanpa mengadakan latihan terlebih dahulu, mutasi kerjasulit dilakukan,
b )  koordinasi secara menyeluruh sulit dilakukan,
c ) karena bidang tugas yang berlainan, maka dapat terjadipengkotak-kotakan karyawan, dan
d )  kesimpangsiuran tugas masih mungkin terjadi karenaperintah bisa datang lebih dari satu orang.

C. Penyusunan Personalia (Staffing)
     Penyusunan personalia merupakan aktivitas kepegawaianyang ditujukan untuk memperoleh tenaga kerja yang cakapdan dalam jumlah yang tepat.Fungsi staffing berkenaandengan penarikan, pelatihan, dan pengembangan sertapenempatan, dan pemberian orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerjanya.

D. Pengarahan (Leading/Directing)
     Pengarahan merupakan aktivitas dalam manajemen yang berhubungan dengan pemberian bimbingan, saran-saran,motivasi, penugasan, perintah-perintah, atau instruksi kepada bawahan untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan.

E. Pengendalian (Controlling)
     Pengendalian merupakan serangkaian pengawasan agarpekerjaan berjalan sesuai dengan rencana yang telahditetapkan.
Ada beberapa langkah dalam proses pengendalian yaitu:
1)  menetapkan standar dan metode untuk mengukurprestasi;
2)  mengukur prestasi kerja;
3) membandingkan apakah prestasi kerja sudah sesuaidengan standar yang telah ditentukan; dan
4)  pengambilan tindakan koreksi atau perbaikan.







PENUTUP

Kesimpulan
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya

















DAFTAR PUSTAKA
Terry George, R. The Principles of Management.
Ruseffendi.(1992). Pendidikan Matematika 3. Jakarta: Depdikbud
Sinaga, M. et al. (2006). Terampil Berhitung Matematika untuk SD Kelas IV. Jakarta: Erlangga